Kamis, 07 Januari 2016

Celah Korupsi

Kali ini Saya akan menceritakan celah korupsi di warnet, karna Saya sering bermain di warnet :v
Diwarnet tempat saya sering bermain, ada beberapa paket yang ditawarkan. Yaitu, 1 jam seharga Rp3.000,- lalu 2 jam seharga Rp6.000,- lalu 3 jam seharga Rp8.000,- lalu 5 jam seharga Rp13.000,- lalu 7 jam seharga Rp18.000 dan 10 jam seharga Rp25.000.

Setelah saya membicarakan harganya, saya akan menceritakan mekanisme dalam menyewa di warnet. Di warnet ada kasir atau penjaga untuk kita menanyakan segala hal diwarnet tersebut. Kami yang bermain di warnet sering menyebutnya OP singkatan dari Operator. Operator ini dapat mengontrol seluruh PC yang ada lewat PC khusus OP. PC yang dipakai dapat memberikan billing (timer) kepada pelanggan. OP bukan berarti tidak dapat ikut memainkan PC selain PC yang digunakan OP itu sendiri. OP mempunyai hak akses menggunakan PC yang untuk pelanggan tanpa menggunakan billing. Kami sering menyebutnya yaitu akses admin.

Akses admin hanya dimiliki oleh OP saja. Akses OP ini sangat menguntungkan. Nah, celah korupsi disini sangat besar. Owner tidak tahu dengan kelakuan OP nya karena biasanya hanya 1 kali dalam sebulan datang untuk mengawasi dan menghitung keuntungan. Celah disini adalah dia bisa menggunakan hak admin atau memberikan billing gratis lewat hak admin tersebut. Maka dari itu solusinya adalah membuat hak akses OP harus di minimalisir yaitu dengan memberikan billing terhadap pengakses hak admin. Dengan membatasi hak aksesnya, hak akses OP akan kecil dan celah korupsi juga kecil.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar