Minggu, 24 Juni 2018

Sedikit tentang Mitologi Yunani

Mitologi Yunani adalah sekumpulan mitos dan legenda yang berasal dari Yunani Kuno dan berisi kisah-kisah mengenai dewa dan pahlawan, sifat dunia, dan asal usul serta makna dari praktik ritual dan kultus orang Yunani Kuno. Mitologi Yunani merupakan bagian dari agama di Yunani Kuno. Para sejarawan modern mempelajari mitologi Yunani untuk mengetahui keadaan politik, agama, dan peradaban di Yunani Kuno, serta untuk memperoleh pemahaman mengenai pembentukan mitos itu sendiri.

Kebanyakan dewa Yunani digambarkan seperti manusia, dilahirkan namun tak akan tua, kebal terhadap apapun, bisa tak terlihat, dan tiap dewa mempunyai karakteristik tersendiri. Karena itu, para dewa juga memiliki nama-nama gelar untuk tiap karakternya, yang mungkin lebih dari satu. Dewa-dewi ini kadang-kadang membantu manusia, dan bahkan menjalin hubungan cinta dengan manusia yang menghasilkan anak, yang merupakan setengah manusia setengah dewa. Anak-anak itulah yang kemudian dikenal sebagai pahlawan.


Awal Penciptaan Dunia

Pada awalnya, yang ada hanyalah Khaos, yaitu suatu sosok yang tidak berbentuk dan misterius. Dari Khaos ini muncullah Erebos, kegelapan tempat berdiamnya kematian, dan Niks, sang dewi malam yang misterius. Selain mereka bertiga, yang ada hanyalah kesunyian, kekosongan, ketidakterbatasan. Lalu terlahir Eros (cinta), Gaia (bumi), dan Tartaros. Adalah cinta yang memungkinkan terjadinya hubungan untuk menghasilkan anak.

Erebos menghampiri Niks, yang kemudian melahirkan Aither (atmosfer), dan Hemera (siang). Itu adalah hubungan seksual yang pertama di dunia. Niks juga secara partenogenesis (tanpa hubungan seksual) melahirkan Moros (murka), Moirai (takdir), Hipnos (tidur), Thanatos (maut), Oneiroi (mimpi), dan Nemesis (pembalasan). Niks menyuruh semua anak-anaknya untuk keluar dari kegelapan.

Sementara itu Gaia secara partenogenesis melahirkan Uranus (langit), Urea (pegunungan), dan Pontos (laut). Uranus menikahi ibunya dan menjadi pengusa dunia. Uranus menutupi seluruh tubuh Gaia dan bersama-sama mereka melakukan hubungan seksual untuk kemudian melahirkan tiga Kiklops, tiga Hekatonkheire, dan dua belas Titan. Gaia juga melakukan hubungan dengan Pontos dan melahirkan dewa laut (Nereus, Forkis, dan Thaumas), dewi laut Euribia, dan monster laut Keto. Dari Tartaros, Gaia memiliki anak bernama Tifon, yang merupakan ayah dari segala monster.

Para Kiklops (Arges, Brontes, dan Steropes) adalah raksasa bermata satu sedangkan para Hekatonkheire (Briareus, Kottos, dan Giges) adalah raksasa bertangan seratus dan berkepala lima puluh. Ukuran mereka sangat besar dan mereka sangat kuat. Karena penampilan mereka yang mengerikan, Uranus membenci mereka dan menyuruh mereka kembali ke Tartaros, rahim ibu mereka. Uranus tidak sadar bahwa perbuatannya ini akan memicu peperangan antar dewa selama berabad-abad berikutnya


Dewa Awal
Para dewa awal atau Protogenoi adalah kelompok dewa-dewi yang pertama kali muncul di dunia dan ada sejak permulaan waktu. Mereka biasanya digambarkan sebagai personifikasi dari unsur dunia tertentu dan diceritakan terlibat dalam pembentukan awal dunia. Dari merekalah, dewa-dewa lainnya terlahir. Generasi Protogenoi berkuasa sebelum generasi para Titan. Sebagian besar Protogenoi yang terkenal adalah Protogneoi versi Hesiodos. Namun ada pula generasi Protogenoi versi lainnya.


Dewa Olimpus
Para Olympians adalah sekelompok dewa yang berkuasa ke atas alam semesta setelah kekusaan para Titan. Mereka merupakan generasi ketiga para dewa. Para dewa ini dipanggil "Olympians" karena mereka tinggal di istana yang dibangunkan di puncak Gunung Olympus. Para Olympians biasanya dikatakan berjumlah dua belas. Enam Olympians adalah anak-anak Cronos dan Rhea dan sisanya merupakan keturunan Zeus. Di sebabkan itu, para Olympians juga dikenali sebagai Dodekatheon (dodeka bermakna dua belas dan theoi bermakna dewa-dewi)

Daftar anggota Olympians berbeda mengikut setiap sumber kuno. Dalam salah satu versi Pantheon, terdapat Hades, dewa dunia bawah, dalam daftar anggota Olympians namun versi yang paling umum menyebut bahwa Demeter, dewi kesuburan, yang terdapat dalam daftar. Hades dianggap sebagai Olympian ketika dia dan saudara-saudaranya bertempur melawan para Titan. Alasan dia jarang dianggap sebagai Olympian adalah karena Hades jarang meninggalkan kediamannya di Dunia Bawah. Hal ini menyebabkan saudarinya, Demeter, lebih dianggap sebagai Olympian.

Dari semua Olympians, Hestia, dewi perapian, merupakan Olympian yang paling kurang aktif dan kurang dikenali dalam mitologi. Menurut mitos Dionysus, Hestia mundur dari posisinya dan dia digantikan dengan Dionysus.

Sumber: wikipedia dan wikibooks

Tidak ada komentar:

Posting Komentar